Penelitian ini bertujuan mengungkapkan upaya Komunitas Resan Gunungkidul melibatkan partisipasi masyarakat dalam pelestarian lingkungan. Lebih detailnya tujuan tersebut dapat diungkap dalam tiga aspek pada penelitian ini. Pertama, menjelaskan upaya melibatkan partisipasi masyarakat oleh komunitas Resan. Kedua, mendeskripsikan kenapa komunitas Resan menggunakan kearifan lokal. Ketiga, menggunakan kerangka teoritis community engagement dalam melihat upaya partisipasi masyarakat dalam pelestarian lingkungan oleh komunitas Resan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis studi lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Informan penelitian terdiri dari koordinator dan anggota aktif Komunitas Resan. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya melibatkan partisipasi masyarakat melalui pembangunan jejaring sosial, sosialisasi berbasis budaya lokal, serta pemanfaatan media dan media sosial. Kearifan lokal diwujudkan dalam praktik-praktik ritual adat seperti ngelangse, bersih desa, dan tradisi rasulan yang berfungsi sebagai media penghormatan sekaligus perlindungan terhadap alam. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa pelestarian lingkungan berbasis kearifan lokal mampu meningkatkan partisipasi masyarakat secara berkelanjutan dan menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam upaya pelestarian lingkungan.
Copyrights © 2025