Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh moderasi Safety Culture (SCO) terhadap hubungan antara Request for Information (RFI) dan Risk Management (RMA) dengan Project Completion (PCO) pada PT Design XYZ. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 127 karyawan, dan diperoleh 98 responden yang datanya dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling - Partial Least Square (SEM-PLS). Seluruh indikator dalam model terbukti valid dan reliabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa RFI dan RMA memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap PCO. Namun, variabel Safety Culture tidak memoderasi hubungan antara RFI dan PCO, tetapi terbukti memoderasi hubungan antara RMA dan PCO. Nilai R-Square sebesar 43,7% menunjukkan bahwa model memiliki kekuatan prediksi yang sedang (moderate). Temuan ini membuka peluang bagi penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi faktor-faktor kontekstual lain yang berpotensi memberikan kontribusi lebih besar dalam memperkuat hubungan antar variabel. Risk Management terbukti berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan penyelesaian proyek, dan pengaruh ini diperkuat oleh peran moderasi Safety Culture. Secara manajerial, hasil penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan RFI yang tepat waktu dan akurat, serta penguatan sistem manajemen risiko yang sistematis dan terstruktur, guna memastikan kelancaran dan keberhasilan penyelesaian proyek di PT Design XYZ.
Copyrights © 2025