Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di Usaha Batik Aminah, Desa Macan Putih, Banyuwangi, sebagai upaya vital menjaga daya saing. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi yang efektif melalui tiga indikator utama. Hal ini terlihat dari Pengembangan Diri menjadi fondasi, tercermin dari transformasi pemilik usaha (Ibu Isah Isrotin) dari pemasar menjadi produsen batik tulis mandiri setelah mengikuti pelatihan, menandakan motivasi belajar dan adaptasi yang kuat. Profesionalisme diwujudkan melalui pelatihan membatik yang terstruktur (jiplak, nyanting, nyolet) dan pembagian tugas yang jelas, yang menumbuhkan disiplin dan meningkatkan mutu produk. Indikator Keahlian ditekankan melalui kemampuan memecahkan masalah produksi, seperti memperbaiki kesalahan pewarnaan atau pola dengan teknik dicas dan lorot. Strategi kolektif ini secara signifikan memperkuat daya saing Batik Aminah. Peningkatan kompetensi ini terefleksi pada kualitas produk yang memuaskan, harga kompetitif, dan keunggulan motif khas Macan Putih sebagai identitas unik usaha, menjadikannya kunci keberlanjutan dan sukses di industri kerajinan.
Copyrights © 2025