Penyakit campak termasuk Kejadian Luar Biasa yang perlu dilakukan pencegahan salah satunya dengan imunisasi. Kalangan balita atau anak usia 0-5 tahun beresiko besar terjangkit campak sehingga pemberian imunisasi difokuskan pada usia ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian imunisasi terhadap kejadian campak di kalangan balita. Metode penelitian berupa penelitian kualitatif. Teknik pengambilan data yaitu melalui literatur review yang memanfaatkan data sekunder dari artikel ilmiah terdahulu. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, penyaringan, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara pemberian imunisasi terhadap kejadian campak di kalangan balita. Anak yang diberikan imunisasi dengan status lengkap berisiko lebih rendah terjangkit campak. Sementara pada anak yang tidak diimunisasi memiliki risiko tinggi dalam terserang penyakit campak bahkan mengalami kematian akibat campak. Hal inilah yang meningkatkan jumlah kejadian atau prevalensi penyakit campak. Dengan demikian, status imunisasi di suatu wilayah sangat menentukan tingkat kejadian campak di wilayah tersebut. Diharapkan orang tua dapat lebih aktif berpartisipasi dalam program imunisasi terhadap anak agar prevalensi kejadian dan kematian akibat campak dapat diminimalisir.
Copyrights © 2025