Penelitian ini menganalisis peran setting dan properti sebagai pendukung atmosfer dan mood dalam film Home Sweet Loan (2024) karya Sabrina Rochelle Kalangie. Film ini menampilkan dinamika keluarga kelas menengah Indonesia dan menyoroti beban ekonomi generasi muda. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengkaji bagaimana elemen visual berupa setting dan properti berfungsi bukan sekadar sebagai latar, tetapi juga sebagai simbol emosional, sosial, dan psikologis yang mendukung narasi cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata ruang rumah, ruang publik, kantor, serta properti keseharian seperti meja makan, dokumen finansial, dan miniatur rumah menjadi penanda atmosfer sekaligus memperkuat mood karakter, terutama Kaluna. Setting dan properti berperan penting dalam membangun realisme visual sekaligus mendukung pesan tematik film.
Copyrights © 2025