Pantun Badondong merupakan salah satu tradisi lisan yang hidup dan berkembang di wilayah adat Lima Koto, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Kesenian ini disajikan dalam bentuk pantun yang dilagukan secara berbalas dengan pola musikal tertentu, sehingga menghadirkan nilai estetika yang khas dan merefleksikan identitas budaya masyarakat pendukungnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji estetika dalam unsur musikal Pantun Badondong yang meliputi melodi, ritme, tempo, dinamika, serta hubungan antara teks pantun dan musikalitasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnomusikologi dan estetika, melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estetika musikal Pantun Badondong terletak pada kesederhanaan struktur melodi yang repetitif, fleksibilitas ritme yang mengikuti alur pantun, serta ekspresi vokal yang sarat makna simbolik dan emosional. Unsur musikal tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media komunikasi nilai-nilai adat, etika sosial, dan kebersamaan dalam masyarakat Lima Koto.
Copyrights © 2025