Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan metode penyutradaraan bergaya realis yang diterapkan oleh Wicaksono Wisnu Legowo dalam film Turah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi non-partisipan terhadap film, studi pustaka, dokumentasi, serta wawancara pendukung. Analisis difokuskan pada penerapan prinsip realisme film yang mencakup penggunaan lokasi nyata, aktor non-profesional, bahasa daerah, pencahayaan alami, teknik long take, serta pengelolaan unsur mise-en-scène dan naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode penyutradaraan realis digunakan secara konsisten untuk merepresentasikan kehidupan masyarakat pesisir yang terpinggirkan secara autentik dan humanis. Pendekatan tersebut tidak hanya memperkuat kejujuran visual dan kedalaman karakter, tetapi juga mampu menyampaikan kritik sosial secara reflektif tanpa eksploitasi dramatik, sehingga film Turah berfungsi sebagai medium representasi realitas sosial yang kuat.
Copyrights © 2026