Penelitian penciptaan ini berfokus pada peran penataan artistik dalam memvisualisasikan imajinasi tokoh Limo pada film animasi stop motion Makataik Ti’ti. Film ini berlatar budaya Mentawai dan mengangkat isu kerusakan hutan, spiritualitas, serta relasi manusia dengan alam dan leluhur. Imajinasi tokoh tidak dipahami sebagai halusinasi klinis, melainkan sebagai pengalaman batin dan spiritual yang diterjemahkan ke dalam bahasa visual. Pendekatan yang digunakan adalah penerapan prinsip Nirmana keseimbangan, kesatuan, kontras, keselarasan, dan ritme sebagai dasar perancangan elemen artistik seperti set, properti, tekstur, warna, dan komposisi ruang. Teknik animasi yang digunakan adalah stop motion dengan pendekatan Cut Out dan object animation yang memungkinkan eksplorasi bentuk, bidang, serta material fisik secara ekspresif. Hasil penciptaan menunjukkan bahwa penataan artistik berbasis Nirmana mampu berfungsi sebagai sistem tanda visual yang merepresentasikan kondisi batin, transformasi spiritual, serta konflik psikologis tokoh Limo. Dengan demikian, tata artistik tidak hanya berperan sebagai latar visual, tetapi sebagai bahasa utama yang menghubungkan narasi, budaya Mentawai, dan pengalaman imajinatif dalam satu kesatuan artistik yang bermakna.
Copyrights © 2026