Literasi keuangan syariah di Indonesia menghadapi paradoks signifikan antara potensi pasar Muslim terbesar di dunia dengan tingkat pemahaman dan aplikasi prinsip syariah yang masih rendah. Fenomena Knowledge to Action Gap menunjukkan masyarakat memiliki pengetahuan konseptual tentang larangan riba dan prinsip muamalah, namun belum mengkonversinya menjadi perilaku finansial nyata. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis strategi pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang efektif untuk meningkatkan literasi keuangan syariah. Menggunakan metode studi pustaka dengan analisis konten tematik, penelitian ini mengkaji literatur akademik terakreditasi yang membahas integrasi literasi keuangan syariah dalam pengajaran PAI. Hasil analisis mengidentifikasi tiga strategi utama: pertama, kurikulum terintegrasi yang menanamkan fiqh muamalah sebagai fondasi etis; kedua, pembelajaran kontekstual aplikatif melalui simulasi transaksi dan studi kasus untuk menjembatani teori dengan praktik; ketiga, strategi sistemik melalui kegiatan ekstrakurikuler dan kolaborasi dengan lembaga keuangan syariah. Temuan menunjukkan pendekatan aplikatif memiliki efektivitas tertinggi dalam transformasi pengetahuan menjadi perilaku, namun implementasinya terhambat keterbatasan kompetensi guru PAI dan minimnya bahan ajar standar. Penelitian ini mengusulkan Model Pembelajaran Aplikatif Terintegrasi yang mengintegrasikan dimensi normatif, pedagogis, dan sistemik. Rekomendasi utama adalah penguatan kapasitas guru PAI melalui pelatihan profesional berkelanjutan dan dukungan kebijakan nasional untuk menjamin keberlanjutan dan dampak luas integrasi literasi keuangan syariah dalam sistem pendidikan Islam.
Copyrights © 2025