Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Non Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap profitabilitas yang diukur melalui Return on Assets (ROA) pada PT. BPRS Carana Kiat Andalas selama periode 2019–2022. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya fenomena anomali data, di mana fluktuasi NPF dan FDR tidak selalu sejalan dengan teori umum profitabilitas perbankan. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada pengayaan bukti empiris yang menunjukkan keterbatasan daya jelaskan rasio pembiayaan bermasalah dan likuiditas dalam menjelaskan profitabilitas Bank Pembiayaan Rakyat Syariah pada periode tertentu. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap 16 data triwulanan yang bersumber dari laporan keuangan publikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penelitian ini dianalisis melalui regresi linear berganda yang didahului dengan uji asumsi klasik serta uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPF dan FDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini memberikan implikasi praktis bahwa peningkatan profitabilitas BPRS tidak dapat semata-mata bertumpu pada pengendalian pembiayaan bermasalah dan likuiditas, melainkan memerlukan perhatian yang lebih besar pada faktor efisiensi operasional dan kondisi pasar eksternal yang belum terakomodasi dalam model penelitian ini.
Copyrights © 2025