Permasalahan sampah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) semakin mendesak seiring terbatasnya kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA), rendahnya kesadaran masyarakat, dan dampaknya terhadap kesehatan serta lingkungan. Dusun Demen, Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem, Sleman, merupakan salah satu wilayah yang menghadapi permasalahan tersebut. Selain persoalan lingkungan, kondisi ekonomi masyarakat masih tergolong rendah, khususnya di kalangan Karang Taruna. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Karang Taruna melalui penerapan teknologi tepat guna berupa mesin pencacah plastik hemat energi untuk menghasilkan produk konstruksi ramah lingkungan, seperti paving block. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, implementasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas teknis Karang Taruna dalam mengolah sampah plastik, pengurangan volume sampah di dusun Demen, serta terciptanya produk paving block ramah lingkungan dari sampah plastik. Program ini tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga meningkatkan aspek sosial-ekonomi masyarakat. Dengan demikian, Dusun Demen berpotensi menjadi model desa mandiri sampah berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah lain.
Copyrights © 2026