Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di area fabrikasi PT Ravana Jaya menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC), serta menyusun rekomendasi pengendalian berbasis budaya kerja 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin) yang terintegrasi dengan tingkat risiko. Penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dan studi literatur. Penilaian risiko mengacu pada standar AS/NZS 4360:1999 dengan mempertimbangkan parameter likelihood dan severity. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari sembilan aktivitas kerja yang diidentifikasi, terdapat tujuh aktivitas dengan tingkat risiko tinggi, yaitu proses cutting gas, drilling (magnetic bor dan punching), assembly, serta pengelasan MIG dan las stik portable. Risiko tinggi dipengaruhi tidak hanya oleh bahaya teknis mesin, listrik, dan panas, tetapi juga oleh faktor housekeeping yang kurang baik, rendahnya kepatuhan terhadap SOP dan penggunaan alat pelindung diri, serta perawatan peralatan yang belum optimal. Integrasi HIRARC dan 5R memberikan pendekatan pengendalian risiko yang lebih komprehensif, di mana HIRARC berfungsi sebagai alat prioritisasi risiko, sedangkan 5R berperan sebagai pengendalian berbasis perilaku dan lingkungan kerja. Pendekatan ini menghasilkan rekomendasi perbaikan yang aplikatif dan berpotensi menurunkan risiko kecelakaan kerja secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026