Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Economic Order Quantity (EOQ), Frekwensi Pemesanan, Biaya Persediaan, Reorder Point (ROP), dan Safety Stock (SS) tanah liat pada perusahaan Keramik yang berlokasi di Cileungsi Bogor. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Economic Order Quantity (EOQ) adalah ±948 ton per order, dengan frekuensi pemesanan sekitar 32 kali per tahun dengan siklus 11-12 hari sekali. Reorder Point (ROP) ditetapkan pada ±428 ton dengan persediaan pengaman (safety stock) sebesar 18.428 kg (±18 ton). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan EOQ, ROP, dan Safety Stock mampu membantu perusahaan dalam menyeimbangkan biaya pemesanan dan biaya penyimpanan, sekaligus meminimalkan risiko kekurangan bahan baku. Dengan strategi persediaan yang tepat, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional serta menjaga kelancaran produksi. Disarankan bagi perusahaan untuk menerapkan metode EOQ secara berkelanjutan, mengevaluasi kapasitas gudang, serta mempertimbangkan faktor lain seperti diskon kuantitas, biaya transportasi, dan risiko kerusakan bahan baku. Penelitian selanjutnya dapat mengkombinasikan EOQ dengan metode lain seperti Just In Time (JIT) atau Material Requirement Planning (MRP) agar strategi pengendalian persediaan semakin adaptif terhadap kondisi pasar dan rantai pasok.
Copyrights © 2026