Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas operasional genset Caterpillar 3516B di PT XYZ sebagai sumber listrik cadangan kritis untuk sistem cold chain farmasi menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses. Penelitian dilakukan menggunakan data historis 12 bulan dari data operasional dari logbook harian, laporan perawatan, dan sistem monitoring genset. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai OEE rata-rata adalah 65,80%, terdiri dari Availability Rate 99,42%, Performance Rate 66,96%, dan Quality Rate 98,82%. Meskipun Availability Rate telah melampaui standar JIPM sebesar 90%, nilai OEE masih berada di bawah standar kelas dunia minimal 85%, dengan Performance Rate menjadi faktor pembatas utama. Analisis Six Big Losses mengidentifikasi tiga kategori kerugian terbesar yang berkontribusi 77,32% dari total losses, yaitu idling and minor stoppages (31,18%), equipment failure (28,21%), dan reduced speed (17,93%). Melalui analisis akar penyebab menggunakan diagram fishbone dengan 6M framework (Man, Machine, Method, Material, Environment, Measurement), penelitian mengidentifikasi faktor-faktor multidimensional yang mempengaruhi rendahnya OEE. Hasil penelitian memberikan rekomendasi perbaikan berbasis data yang mencakup upgrade sistem monitoring, implementasi predictive maintenance, optimasi prosedur operasi, peningkatan kompetensi SDM, dan perbaikan kondisi lingkungan operasi genset untuk meningkatkan efektivitas menuju standar kelas dunia.
Copyrights © 2026