Studi ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi Overall Equipment Effectiveness (OEE) di industri manufaktur benang tekstil menggunakan data produksi harian untuk September 2025. Perhitungan OEE didasarkan pada indikator Ketersediaan, Kinerja, dan Kualitas. Metodologi penelitian meliputi pengumpulan data produksi, analisis sistem, desain sistem, dan evaluasi kinerja OEE. Sistem informasi yang dikembangkan memproses waktu kerja standar, jumlah mesin, waktu henti, produksi standar, produksi aktual, dan data cacat secara otomatis untuk menghasilkan laporan OEE harian dan tren kinerja. Hasil menunjukkan bahwa nilai OEE rata-rata tetap di bawah tolok ukur kelas dunia sebesar 85%, dengan nilai harian berkisar antara sekitar 38% hingga 55%. Faktor dominan yang berkontribusi terhadap OEE rendah adalah waktu henti yang tinggi dan penurunan kecepatan produksi, sementara penurunan kualitas relatif kecil dengan tingkat cacat di bawah 1%. Implementasi sistem informasi OEE meningkatkan akurasi pelaporan dan mendukung pengambilan keputusan manajemen untuk peningkatan berkelanjutan dan implementasi Total Productive Maintenance di industri benang tekstil.
Copyrights © 2026