Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura merupakan salah satu sentra produksi terasi tradisional penting di Jawa Timur. Meskipun memiliki potensi besar, industri terasi di wilayah ini masih menghadapi kendala dalam pengelolaan produksi, khususnya dalam aspek manajemen rantai pasok (supply chain management). Permasalahan yang dihadapi meliputi inefisiensi alur produksi, tingginya biaya operasional, serta ketidakpastian pasokan bahan baku terutama saat musim tangkapan menurun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh supply chain management terhadap kinerja industri terasi dengan menerapkan metode Just In Time (JIT) berbasis website. JIT merupakan metode manajemen produksi yang menekankan pengadaan bahan baku dan produksi barang hanya pada saat dibutuhkan untuk meminimalkan biaya penyimpanan dan menghindari overproduksi. Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan sistem informasi berbasis website untuk memudahkan owner gudang dalam mengelola produksi terasi. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan dan pencatatan data bahan baku terasi. Hasil penelitian diharapkan dapat membantu mengoptimalkan penggunaan sumber daya, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperbaiki respons terhadap permintaan pasar. Penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menambahkan aspek analisis kualitas bahan baku, dampak terhadap produktivitas, atau hubungan JIT dengan kepuasan pelanggan.
Copyrights © 2026