Budidaya ikan lele (Clarias sp.) masih menghadapi kendala utama berupa tingginya biaya pakan, terutama pada fase benih yang menentukan keberhasilan produksi selanjutnya. Optimalisasi pemanfaatan pakan melalui penambahan suplemen fungsional menjadi salah satu strategi yang potensial. Effective Microorganisms 4 (EM4) diketahui berperan dalam meningkatkan kecernaan pakan melalui aktivitas enzimatik dan perbaikan mikroflora usus, sedangkan vitamin C berfungsi sebagai antioksidan dan imunomodulator yang mendukung pertumbuhan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sinergi variasi dosis EM4 dengan dosis tetap vitamin C dalam pakan komersial terhadap pertumbuhan berat mutlak serta stabilitas kualitas air pada benih ikan lele umur 14 hari. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan, yaitu kontrol dan tiga dosis EM4 (10, 15, dan 20 ml/kg pakan) yang dikombinasikan dengan vitamin C 150 mg/kg pakan, masing-masing dengan enam ulangan. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa perlakuan pakan berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan berat mutlak (P<0,01). Perlakuan EM4 15 ml/kg pakan menghasilkan pertumbuhan tertinggi dan berbeda nyata dibandingkan perlakuan lainnya. Parameter kualitas air selama pemeliharaan berada dalam kisaran optimal dan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antar perlakuan. Disimpulkan bahwa kombinasi EM4 15 ml/kg pakan dan vitamin C 150 mg/kg pakan merupakan dosis sinergis optimal untuk meningkatkan pertumbuhan benih ikan lele tanpa mengganggu kestabilan media budidaya.Kata kunci: Clarias sp.; EM4; vitamin C; pertumbuhan mutlak; kualitas air
Copyrights © 2025