Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan makna komunikasi digital bagi pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh atau Long Distance Relationship (LDR). Perkembangan teknologi telah memberikan pengaruh besar terhadap cara pasangan mempertahankan hubungan ketika terpisah secara geografis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan data diperoleh melalui wawancara mendalam pada subjek LR, seorang mahasiswa yang menjalani hubungan LDR selama empat tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi digital melalui pesan teks, voice note, panggilan suara, dan video call menjadi sarana utama untuk menjaga kedekatan emosional dan rasa kehadiran pasangan. Penggunaan simbol digital seperti emoji dan foto harian turut dimaknai sebagai bentuk ekspresi afektif yang membantu mengurangi rindu dan menciptakan interaksi yang terasa personal. Selain itu, komunikasi digital juga berperan dalam membangun kepercayaan dan komitmen melalui keterbukaan informasi, konsistensi memberi kabar, serta kesediaan meluangkan waktu. Namun, penelitian ini juga menemukan hambatan berupa salah tafsir pesan, keterlambatan balasan, dan gangguan jaringan yang dapat memicu kecemasan maupun kesalahpahaman. Secara keseluruhan, komunikasi digital dimaknai sebagai jembatan emosional yang memungkinkan pasangan tetap merasa dekat, meskipun menghadapi keterpisahan fisik. Temuan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran teknologi dalam dinamika hubungan romantis modern, khususnya pada pasangan LDR.
Copyrights © 2025