Pembelajaran shalat di tingkat sekolah dasar memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan meningkatkan motivasi belajar siswa. Namun dalam praktiknya, banyak siswa yang kurang termotivasi karena metode pembelajaran yang kaku dan kurang menyentuh aspek psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan psikologis dalam pembelajaran shalat terhadap peningkatan motivasi belajar siswa di SD Muhammadiyah Ketanggungan, Kabupaten Brebes. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan angket kepada siswa, guru, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan yang melibatkan metode demonstrasi, role-playing, media audiovisual, serta storytelling berbasis psikologi pendidikan mampu meningkatkan motivasi intrinsik dan ekstrinsik siswa secara signifikan. Siswa menjadi lebih disiplin, semangat belajar meningkat, dan memahami makna shalat secara mendalam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode berbasis psikologi—seperti demonstrasi, role-playing, media audiovisual, dan storytelling berhasil meningkatkan motivasi intrinsik siswa secara signifikan. Kesimpulannya, penerapan pendekatan psikologis dalam pembelajaran shalat terbukti efektif meningkatkan motivasi belajar siswa dan dapat dijadikan strategi pembelajaran pendidikan agama yang lebih bermakna.
Copyrights © 2025