Petani cengkeh yang tinggal di daerah dataran rendah dihadapkan pada berbagai tantangan dalam menjaga kelangsungan usahataninya. Salah satu kendala utama dalam pengembangan usaha pertanian adalah keterbatasan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pola mata pencaharian rumah tangga petani cengkeh di Desa Bontolerung, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap 10 kepala keluarga petani, penelitian ini menemukan bahwa sebagian petani memanfaatkan peluang dari sektor pertanian lain untuk mendiversifikasi sumber pendapatannya. Terdapat 10 petani yang melakukan diversifikasi ini untuk mengurangi ketergantungan terhadap satu jenis sumber penghasilan, seperti cengkeh, yang rentan terhadap fluktuasi harga dan risiko lainnya, memanfaatkan lahan yang tersedia, beberapa petani mengelola tanaman holtikultura. Selain itu, diversifikasi sumber pendapatan juga dilakukan melalui aktivitas berdagang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diversifikasi usaha menjadi strategi utama rumah tangga petani cengkeh untuk meningkatkan ketahanan ekonomi mereka, dalam penelitian ini menunjukkan adanya dukungan kebijakan pertanian untuk membantu petani dalam mengembangkan usaha non-cengkeh sebagai sumber pendapatan tambahan.
Copyrights © 2025