Berat badan lahir rendah (BBLR) dapat dihindari sebagian besar dengan menyediakan nutrisi ibu yang cukup dan perawatan prenatal berkualitas tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hubungan antara kejadian BBLR di PMB Syamsiar Syam, Sawojajar, Kota Malang, dan kualitas ANC dan status gizi ibu. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dan mencakup 30 wanita yang melahirkan. Informasi tentang kualitas perawatan prenatal, kesehatan gizi ibu, dan status BBLR bayi baru lahir dikumpulkan dari catatan medis. Menurut temuan tersebut, 46,7% bayi lahir dengan BBLR, 43,3% ibu memiliki status gizi buruk, dan 70,0% ibu mendapatkan perawatan prenatal di bawah standar. Status gizi ibu dan kualitas ANC berkorelasi signifikan dengan kejadian BBLR, seperti yang ditunjukkan oleh hasil uji Spearman Rank p = 0,000. Hasil ini menyoroti perlunya meningkatkan perawatan prenatal dan pemantauan gizi bagi ibu hamil sebagai tindakan taktis untuk menurunkan tingkat BBLR.
Copyrights © 2025