Kelelahan kerja bisa digambarkan sebagai kondisi di mana efisiensi dan daya tahan seseorang dalam menjalankan tugasnya mulai menurun. Di perusahaan industri, aktivitas mencakup pekerjaan fisik yang sangat berat serta kondisi lingkungan kerja ekstrem, sehingga pekerja umumnya menghadapi tingkat kelelahan yang cukup tinggi. Penelitian bertujuan untuk menelaah secara komprehensif berbagai faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada tenaga kerja lapangan di sektor industri melalui penelusuran dan peninjauan sistematis terhadap literatur yang relevan. Metode penelitian yang diterapkan adalah systematic literature review yang disusun berdasarkan tahapan dalam pedoman PRISMA. Data diperoleh melalui penelusuran artikel ilmiah pada berbagai basis data akademik, seperti Scopus dan Google Scholar. Proses pencarian dilakukan menggunakan kata kunci yang relevan, dengan batasan tahun publikasi antara 2019 sampai 2025. Data yang berhasil dikumpulkan kemudian diolah melalui tiga langkah utama, yaitu penyederhanaan data, presentasi data, dan penyimpulan hasil. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa ada 20 jurnal yang relevan, dan dampak kelelahan kerja terhadap kinerja. Dari aspek kesehatan, hasilnya menunjukkan bahwa elemen internal seperti usia, kondisi nutrisi, dan kualitas istirahat malam, bersama dengan faktor eksternal seperti beban tugas, sistem shift, serta kondisi fisik lingkungan kerja, memiliki kaitan yang kuat dengan tingkat kelelahan. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan pendekatan ergonomi dan pengelolaan kerja yang efektif agar tingkat kelelahan bisa dikurangi dan produktivitas pekerja dapat ditingkatkan. Kata Kunci: Kelelahan Kerja; Kinerja; Kesehatan Pekerja; Industri
Copyrights © 2025