Belimbing merupakan salah satu jenis buah-buahan yang banyak ditanam di Indonesia dan Kota Depok merupakan basis pertama produksi Belimbing Dewa di Jawa Barat. Terdapat kesenjangan harga yang sangat besar antara petani dan konsumen, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai penjualan Belimbing Dewa di Kota Depok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui saluran pemasaran komoditas belimbing dan menganalisis margin pemasaran, keuntungan dan farmer's share di kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat. Metode yang digunakan untuk menentukan daerah dalam penelitian ini adalah purposive method. Metode pengambilan sampel menggunakan snowball sampling, yaitu sampel dipilih berdasarkan hasil data yang diperoleh dari petani (produsen) dan beberapa pengepul yang ada di saluran komoditas belimbing.Hasil analisis ditemukan bahwa biaya pemasaran yang paling untung ( lebih kecil )mengeluarkan biaya pemasaran ditemukan pada saluran dua dan keuntungan yang tinggi pada saluran 4 sedang terkait farmer’s share dapat dilihat pada harga yang efisien untuk petani dan menguntungkan pada saluran satu.
Copyrights © 2025