Kecemasan menjelang persalinan merupakan masalah psikologis yang umum dialami ibu hamil dan dapat berdampak negatif terhadap proses persalinan maupun kondisi ibu dan janin. Data WHO menunjukkan bahwa masalah kesehatan mental selama kehamilan masih tinggi secara global, dan hasil wawancara dengan bidan Desa Tondomulyo menunjukkan bahwa ibu hamil di wilayah tersebut belum pernah mendapatkan edukasi terkait kecemasan persalinan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan keluarga mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan menjelang persalinan serta meningkatkan kemampuan keluarga dalam memberikan pendampingan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, tanya jawab, serta demonstrasi teknik nonfarmakologi untuk mengurangi kecemasan. Kegiatan dilaksanakan dalam empat tahap melalui kelas ibu hamil dengan melibatkan kader, bidan desa, serta keluarga. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, dengan skor pretest rata-rata 80,20 menjadi 90,50 pada posttest. Sebanyak 15 peserta mengalami peningkatan skor, dan analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0,0001). Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan ibu hamil menghadapi persalinan serta meningkatkan peran keluarga dalam pendampingan. Keberlanjutan program dilakukan melalui penyuluhan rutin dan penguatan kelas ibu hamil di desa.
Copyrights © 2025