Tingginya tingkat turnover intention di kalangan tenaga kerja menjadi tantangan strategis bagi perusahaan dalam mempertahankan stabilitas organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan employee engagement terhadap turnover intention pada pegawai De Project Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif asosiatif, dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 35 responden menggunakan metode total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel independen, baik secara parsial maupun simultan, berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. Nilai koefisien korelasi antara work-life balance dan turnover intention sebesar 0,959 dan employee engagement sebesar 0,956, dengan nilai R Square sebesar 0,969. Temuan ini menunjukkan bahwa keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi serta keterlibatan pegawai secara emosional dan psikologis memainkan peran penting dalam menurunkan niat keluar dari perusahaan. Oleh karena itu, strategi manajerial yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan kerja dan partisipasi aktif pegawai menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan sumber daya manusia yang efektif dalam sektor jasa profesional
Copyrights © 2025