Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menguji pengaruh capital intensity, tunneling incentive, dan transfer pricing terhadap penghindaran pajak baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya beberapa praktik penghindaran pajak pada beberapa perusahaan manufaktur di Indonesia. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 125 perusahaan sektor consumer non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tahun 2019- 2023. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan memperoleh sampel sebanyak 12 perusahaan selama periode pengamatan 5 tahun dan menghasilkan 60 sampel secara keseluruhan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan menggunakan software Eviews versi 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan capital intensity, tunneling incentive, dan transfer pricing berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Sedangkan secara parsial capital intensity berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak, tunneling incentive berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak, dan transfer pricing berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak.
Copyrights © 2025