Pajak merupakan sumber penerimaan negara yang penting dalam mendukung pembangunan. Namun, perusahaan sering berupaya menekan beban pajak melalui praktik tax avoidance yang meskipun legal, tetapi dapat mengurangi potensi penerimaan negara. Faktor-faktor yang diduga memengaruhi tax avoidance antara lain capital intensity, transfer pricing, dan thin capitalization. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Capital Intensity, Transfer Pricing, dan Thin Capitalization terhadap Tax Avoidance. Penelitian ini menggunakan sampel Perusahaan Sektor Property dan Real estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2024. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan tahunan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, di mana dari 92 Perusahaan Sektor Property dan Real estate diperoleh sampel sebanyak 8 perusahaan selama 6 tahun sehingga diperoleh sebanyak 48 sampel data. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan menggunakan model regresi common effect. Data diolah dengan bantuan software Eviews 12. Hasil yang diperoleh menunjukan secara simultan capital intensity, transfer pricing, dan thin capitalization berpengaruh terhadap tax avoidance. Secara parsial, capital intensity berpengaruh terhadap tax avoidance, sedangkan transfer pricing dan thin capitalization tidak berpengaruh terhadap tax avoidance.
Copyrights © 2025