Bunuh diri pada remaja merupakan maslaah kesehatan masayarat yang serius dengan anka ide bunuh diri yang terus meningkat, dipengaruhi oleh kerentanan psikososial serta lemahnya mekanisme koping. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi detterminan niat bunuh diri pada remaja berdasarkan Theory of Planned Behavior (TPB) memalui studi literatur terhadap artikel yang di publikasi pada periode 2020-2025. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan pendarian artikel di database Google Scholar, Garuda, dan PubMed menggunakan kata kunci terkait niat bunuh diri, remaja dan TPB, sehingga diperoleh tiga artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa niat bunuh diri pada remaja terutama ditentukan oleh psikologis, sikap negatif terhadap kehidupan, lemahnya dukungan sosial, serta kontrol perilaku yang dirasakan, sementara norma subjektif tidal selalu memberikan pengaruh yang signifikan. Depresi konsisten muncul sebagai prediktor kuat ide bunuh diri, sedangkan kontrol perilaku yang dirasakan berperan penting dalam memperkuat keyakinan bahwa tindakan bunh diri berada dalam kendali individu, sehingga meningkatkan intensi. Kesimpulannya, integrasi konstruk TPB dan faktor psikologis memberikan landasan teoritis yang kuat untuk merancang intervensi pencegahan bunuh diri berbasis peningkatann sikap posistif, dukungan sosial, efikasi diri, dankemampuan koping adaptif pada remaja.
Copyrights © 2026