Pakan merupakan komponen biaya terbesar dalam usaha peternakan rakyat, mencapai lebih dari 60% dari total biaya produksi. Ketergantungan terhadap pakan komersial menurunkan efisiensi dan daya saing ekonomi peternak lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemandirian dan efisiensi usaha melalui diversifikasi pakan berbasis jagung dan limbah jagung dengan teknologi tepat guna. Program dilaksanakan di kelompok peternak Samawa Global Farm, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa, melibatkan 25 peserta. Metode kegiatan mencakup sosialisasi, pelatihan teknis, demonstrasi empat jenis pakan (silase, konsentrat, pakan komplit non-fermentasi dan fermentasi), pendampingan produksi, serta pelatihan manajemen usaha. Hasil menunjukkan 85% peternak mampu memproduksi pakan mandiri dengan kualitas dan daya simpan baik. Produksi rata-rata mencapai 100 kg/bulan, menekan biaya hingga 50% dibanding pakan komersial dan meningkatkan margin keuntungan 15–20% per siklus. Selain itu, terbentuk tim pengelola pakan dan 80% peserta telah menerapkan pencatatan keuangan sederhana. Analisis SWOT menegaskan kekuatan pada ketersediaan bahan baku lokal dan teknologi sederhana, dengan peluang replikasi, kemitraan, serta penguatan pasar lokal, menjadikan program ini model pemberdayaan peternak berbasis inovasi lokal dan ekonomi sirkular.
Copyrights © 2025