Pemasaran menjadi tantangan utama bagi kelompok Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang baru memulai atau sudah berjalan tapi mengalami stagnansi, seperti yang terjadi di kelompok UMKM Gula Semut Pade Apik di Desa Buwun Sejati. Pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan dilakukan dengan tujuan mengatasi permasalahan yang telah diidentifikasi. Pengabdian ini menggunakan pendekatan Community Education yang dikombinasikan dengan metode Participatory Approach dalam usaha untuk mengedukasi cara melakukan digitalisasi produk, sebagai bentuk baru dari pemasaran konvensional. Dari pendekatan diatas didapatkan hasil bahwa kelompok UMKM Pade Apik mengalami perubahan dari penjualan mulut ke mulut bertransformasi menjadi bentuk digital dan memperbesar jangkauan pasar memalui E-commerce.
Copyrights © 2025