Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi guru Ilmu Pengetahuan Alam dalam menerapkan kemampuan Technological Pedagogical Content Knowledge melalui pembelajaran kontekstual berbasis proyek. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya minat dan literasi sains siswa yang disebabkan oleh dominasi metode hafalan, keterbatasan pemanfaatan teknologi, dan kesenjangan penguasaan konten lintas bidang karena sebagian besar guru berlatar belakang Biologi atau Fisika. Program pengabdian dilaksanakan dalam empat tahap, yaitu persiapan, pelatihan, penerapan, dan evaluasi. Pelatihan disusun secara sistematis dalam tiga fokus utama: penguasaan teknologi, penguatan strategi pedagogis, dan penyegaran konten materi IPA. Jumlah Guru yang dilatih sebayak 20 orang yang terdiri dari 10 sekolah di Majene. Guru dilatih memanfaatkan berbagai media digital seperti simulasi interaktif dan platform pengolahan data untuk memvisualisasikan konsep abstrak, merancang pembelajaran berbasis proyek, serta mengintegrasikan konsep Fisika, Biologi, dan Kimia secara terpadu. Setelah pelatihan, guru mempraktikkan keterampilan yang diperoleh dengan membimbing siswa mengidentifikasi masalah lokal, merancang proyek sains, dan memamerkan hasilnya dalam gelar karya siswa. Terdapat 10 jenis proyek yang berbeda dari setiap kelompok guru. Hasil evaluasi menunjukkan respons sangat positif, peningkatan kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi, serta keberhasilan mereka membimbing pembuatan proyek sains yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini disimpulkan berhasil memperkuat keterampilan integratif guru, memfasilitasi pembelajaran IPA yang kontekstual dan berbasis data, serta memberikan dampak nyata pada peningkatan kreativitas, partisipasi, dan literasi sains siswa. Temuan ini menjadi dasar penting bagi keberlanjutan program dan diseminasi praktik baik ke sekolah lain.
Copyrights © 2025