Kanker serviks merupakan kanker terbanyak keempat di dunia, dengan morbiditas 660.000 kasus baru pada tahun 2022. Pada tahun yang sama, sekitar 94% dari 350.000 kematian yang disebabkan oleh kanker serviks terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Kanker serviks merupakan kanker terbanyak kedua pada perempuan Indonesia, dengan 36.000 kasus baru dan 21.000 kematian setiap tahunnya. Penelitian ini dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur penderita kanker serviks baik rawat inap maupun rawat jalan di RSUP H. Adam Malik Medan, dengan jumlah sampel sebanyak 82 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data dianalisis dengan chi square dan regresi logistik ganda. Terdapat hubungan faktor risiko usia pertama kali berhubungan seksual (p value 0,003), riwayat penggunanaan kontrasepsi hormonal(0,002), dan jumlah pasangan berhubungan seksual (p value 0,001). Faktor risiko yang paling mempengaruhi terjadinya kanker serviks adalah penggunaan kontrasepsi hormonal (p value = 0,003) Disarankan agar tenaga kesehatan dan dapat meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang faktor risiko yang mempengaruhi kejadian kanker serviks dan pencegahannya
Copyrights © 2025