Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh capital intensity dan inventory intesity terhadap tax avoidance dengan peran pertumbuhan penjualan sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dilakukan pada Perusahaan Barang Konsumsi Primer Sektor Makanan Olahan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022. yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2018-2022. Teknik yang digunakan adalah regresi data panel. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dari data sekunder berupa laporan keuangan dan ditemukan sebanyak 34 perusahaan sampel dengan jumlah pengamatan 5 tahun, sehingga total sampel dalam penelitian ini sebanyak 170 tahun data perusahaan. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan aplikasi E-Views seri 12. Berdasarkan hasil pengujian, ditemukan bahwa capital intensity dapat mempengaruhi tax avoidance dan inventory intesity terbukti secara statistik tidak berpengaruh terhadap tax avoidance. Penelitian ini juga menunjukan bahwa pertumbuhan penjualan dapat memoderasi hubungan capital intensity dan inventory intesity terhadap tax avoidance.
Copyrights © 2026