Jurnal Kreativitas PKM
Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026)

Inovasi Pakan Ikan Laut: Pemanfaatan Bahan Lokal Tepung Usus Ayam, Tepung Daun Kelor dan Limbah Rajungan pada Kelompok Nelayan Lair Kari Desa Sathean Maluku Tenggara

Serang, Abdul Malik (Unknown)
Marasabessy, Nabila Cecilia (Unknown)
Latar, Dullah Irwan (Unknown)
Huwae, Jilian Risky (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jan 2026

Abstract

ABSTRAK Pesisir laut di Kabupaten Maluku Tenggara Provinsi Maluku menyimpan potensi laut dengan skala yang besar, sehingga mendorong sebagian besar masyarakatnya untuk menjadikan potensi tersebut menjadi sebuah mata pencaharian. Salah satu kelompok nelayan yang ada di Desa Sathean ialah Kelompok Nelayan Lair Kari. Kelompok ini mengembangkan budidaya ikan laut dengan metode Keramba Jaring Apung (KJA), terutama untuk komoditas ikan seperti Kakap Putih dan Kerapu. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tahun 2025 dengan tema "Inovasi Pakan Ikan Laut: Pemanfaatan Bahan Lokal Tepung Usus Ayam, Tepung Daun Kelor dan Limbah Kepiting di Kelompok Nelayan Lair Kari, Desa Sathean, Maluku Tenggara" melatih Kelompok ini untuk membuat pakan secara mandiri, dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal yang tersedia. Sehingga Kelompok Nelayan Lair Kari tidak lagi bergantung pada Pakan Ikan Rucah dan Pakan Komersial. Pelaksanaan program pengadian ini terdiri dari: (1) Identifikasi dan pemantapan masalah Mitra; (2) Sosialisasi pelaksanaan program dan penandatanganan komitmen; (3) Pelatihan dan transfer teknologi; (4) Penerapan teknologi yang inovatif; (5) Pendampingan dan monitoring; dan (6) Evaluasi Program. Kegiatan PkM ini telah membuahkan hasil nyata di bidang Produksi, Manajemen Usaha, dan Pemasaran. Dari sisi produksi, Mitra berhasil menguasai teknik fermentasi bahan baku pakan (usus ayam, daun kelor, dan limbah kepiting) dan menghasilkan pakan lokal, dari skala awal sekitar 15kg–30kg dengan palatabilitas yang baik. Nilai rasio konversi pakan (RKP) masih dalam evaluasi, tetapi hasil awal menunjukkan potensi kompetitif dibandingkan dengan pakan komersial. Untuk manajemen usaha, anggota kelompok dilatih pembukuan sederhana dan mulai menerapkan pencatatan kas dan simulasi analisis usaha (BEP, R/C Ratio).. Terkait pemasaran, strategi branding dasar telah dikembangkan, dan promosi melalui media digital (WhatsApp Business dan Facebook Marketplace) saat ini sedang dibangun. Partisipasi anggota pada pelatihan dalam program PkM ini melebihi 80%, sehingga mencerminkan keberhasilan akan pelaksanaan kegiatan ini. Dampak yang dirasakan oleh Kelompok Nelayan Lair Kari meliputi pengurangan biaya pakan sebesar 10–15%, peningkatan pengetahuan teknis, penguatan kapasitas kelembagaan, dan pemanfaatan limbah organik untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Kata Kunci: Nelayan, Lair Kari, Inovasi Pakan, Bahan Lokal, Produksi, Manajemen.ABSTRACT Sathean Village, located on the coast of Southeast Maluku Regency, has great marine potential, thus encouraging most of its people to make this potential a livelihood. One of the fishing groups in Sathean Village is the Lair Kari Fishermen's Group. This group develops marine fish cultivation using the Floating Net Cage (KJA) method, especially for fish commodities such as White Snapper and Grouper. The 2025 Community Service (PkM) activity with the theme "Marine Fish Feed Innovation: Utilization of Local Ingredients of Chicken Intestine Flour, Moringa Leaf Flour and Crab Waste in the Lair Kari Fishermen's Group, Sathean Village, Southeast Maluku" trained this group to make feed independently, by utilizing available local ingredients. So that the Lair Kari Fishermen's Group is no longer dependent on Trash Fish Feed and Commercial Feed. The implementation of this service program consists of: (1) Identification of problems and needs of Partners; (2) Socialization of program implementation and signing of commitments; (3) Training and technology transfer; (4) Implementation of innovative technology; (5) Mentoring and monitoring; and (6) Program Evaluation. This Community Service Program (PKM) activity has produced tangible results in the areas of Production, Business Management, and Marketing. From the production side, Partners have successfully mastered the fermentation technique of feed raw materials (chicken intestines, moringa leaves, and crab waste) and produced local feed, from an initial scale of around 15kg–30kg with good palatability. The feed conversion ratio (RKP) value is still being evaluated, but initial results show competitive potential compared to commercial feed. For business management, group members are trained in simple bookkeeping and have begun implementing cash recording and business analysis simulations (BEP, R/C Ratio). Regarding marketing, a basic branding strategy has been developed, and promotions through digital media (WhatsApp Business and Facebook Marketplace) are currently being developed. Member participation in the training in this PkM program exceeds 80%, thus reflecting the success of the implementation of this activity. The impacts felt by the Lair Kari Fishermen Group include a 10–15% reduction in feed costs, increased technical knowledge, strengthened institutional capacity, and the utilization of organic waste to reduce environmental pollution.. Keywords: Fishermen, Lair Kari, Feed Innovation, Local Ingredients, Production, Management.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kreativitas

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada ...