Sungai barito sering dimanfaatkan dalam beberapa keperluan yang diiringi dengan pembuangan limbah sehingga menyebabkan dampak yang buruk bagi lingkungan sungai. Kualitas perairan sungai barito tercemar oleh logam merkuri (Hg) pasca penambangan emas. Kemungkinan terkontaminasi oleh logam berat seperti merkuri (Hg) yang mengendap di dasar perairan. Asam sitrat sangat efektif sebagai pengikat ion logam, sehingga makanan yang mengandung cemaran logam dapat dibebaskan melalui asam sitrat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah ada potensi dan pengaruh lama waktu perendaman filtrat kulit jeruk sunkist terhadap penurunan kadar logam merkuri (Hg) pasca penambangan emas di sungai barito. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan post-test only control group design dan dianalisis data menggunakan teknik ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filtrat kulit jeruk sunkist memiliki potensi dalam menurunkan kadar logam berat merkuri (Hg) dengan ditunjukkan data analisis terdapat hasil < 0,05 yang menunjukkan signifikansi pada penurunan konsentrasi logam berat merkuri (Hg) dengan perbedaan waktu kontak filtrat kulit jeruk sunkist.
Copyrights © 2025