Ginjal memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh dan fungsi ekskresi, termasuk mengatasi masalah seperti batu saluran kemih yang dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal. Urolithiasis di saluran kemih, lebih sering terjadi pada pria dan dapat ditemukan di seluruh bagian saluran kemih, terutama di pelvis ginjal. CT Scan Urologi menggunakan kontras untuk meningkatkan kualitas gambar dan mengurangi artefak. Penggunaan teknik Low Contras pada CT Scan Urologi memberikan hasil yang setara dengan kontras standar, mengurangi dosis radiasi, serta biaya dan risiko serangan jantung. CT Scan Urologi dengan persiapan pasien, alat dan bahan, posisi pasien dan protokol pemeriksaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus menggunakan 5 pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan CT Scan Urologi dengan Teknik Low Contrast dan kelebihan dan kekurangan pada pemeriksaan CT Scan Urologi dengan teknik Low Contrast pada klinis Urolithiasis. Hasil penelitian diperoleh berdasarkan teori dilakukan dengan 4 fase yaitu fase non kontras, fase Corticomedullary, fase nefrografik (Nephrographic) dan fase ekskresi (Excretory)(8-12 menit), sedangkan dilapangan dilakukan dengan 4 fase yaitu fase pre kontras, arterio portal, Nefrography dan Delay (20 Menit). Pemeriksaan CT scan urologi menggunakan low contrast 50 cc dapat mengevaluasi seluruh orga urologi serta organ intraabdomen lainnya.
Copyrights © 2025