Kurangnya kesadaran lansia mengenai hipertensi menyebabkan sedikit dari mereka yang menerapkan kebiasaan sehat seperti menghindari konsumsi kopi berlebihan, mengurangi asupan garam, menghindari merokok, dan rutin berolahraga. Banyak yang menganggap hal-hal tersebut sepele tanpa menyadari bahwa kebiasaan ini, jika terus-menerus dilakukan, meningkatkan risiko mereka terkena hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor gaya hidup yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah Kerja Puskesmas Menteng, Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan dengan desain cross- sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 66 responden lansia di wilayah kerja Puskesmas Menteng, Kota Palangka Raya Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-Square.. Hasil uji Chi-Square. menunjukkan adanya hubungan signifikan antara konsumsi garam dan kejadian hipertensi (p-value = 0,000, p < 0,05), konsumsi kopi (p-value = 0,006, p< 0,05), serta aktivitas fisik (p-value = 0,002, p < 0,05). Namun, uji chi-square untuk merokok menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan dengan kejadian hipertensi pada lansia (p-value = 0,172, p ≥ 0,05). Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi garam, konsumsi kopi, dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada lansia. Saran diharapkan dapat memberikan wawasan kepada lansia tentang hipertensi sehingga dapat mencegah dan mengambil tindakan preventif yang diperlukan untuk menjaga Kesehatan.
Copyrights © 2025