Perbincangan tentang jiwa (al-nafs) dalam dunia Islam sudah di mulai sejak munculnya pemikir-pemikir Islam di panggung sejarah. Diawali dengan runtuhnya peradaban Yunani Romawi dan adanya gerakan penerjemahan, komentar serta karya orisinil yang dilakukan oleh para pemikir Islam terutama pada masa Daulah Abbasiyah, esensi dari pemikiran Yunani diangkat dan diperkaya. Di sisi lain, para filsuf muslim juga terpengaruh oleh pemikiran Yunani dalam membahas nafs (jiwa), sehingga kubu filsafat Islam diwakili oleh Ibnu Rusyd terlibat perdebatan akademik berkepanjangan dengan al-Ghazali. Dalam kurun waktu lebih dari tujuh abad, nafs (jiwa) dibahas di dunia Islam dalam kajian yang bersifat sufistik dan falsafi.
Copyrights © 2017