Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dalam meningkatkan kunjungan wisatawan melalui program Satu Nagari Satu Event. Program ini merupakan upaya untuk menggali, melestarikan, dan mempromosikan kearifan lokal, yang diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan serta kesejahteraan masyarakat. Fokus utama program ini mencakup pelestarian budaya, pengembangan ekonomi masyarakat, promosi potensi wisata, serta peningkatan kunjungan wisatawan melalui berbagai media. Namun, pelaksanaan program ini masih menghadapi sejumlah kendala, seperti kurangnya promosi, keterbatasan sumber daya manusia, keterlambatan pelaporan kegiatan, dan lemahnya manajemen pelaksanaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, serta teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan teori evaluasi kebijakan dari William N. Dunn, yang mencakup enam indikator: efektivitas, efisiensi, responsivitas, ketepatan, perataan, dan kecukupan. Berdasarkan hasil penelitian, pelaksanaan program Satu Nagari Satu Event yang mengacu pada Peraturan Bupati Nomor 22 Tahun 2022 dinilai cukup berhasil dan memberikan dampak positif bagi pembangunan nagari yang mandiri, berdaya saing, dan berbudaya. Meski demikian, diperlukan evaluasi berkelanjutan melalui peningkatan koordinasi antar-pihak, perbaikan mekanisme anggaran, serta sosialisasi yang lebih optimal ke seluruh nagari.
Copyrights © 2025