Kemampuan penalaran matematis (KPM) merupakan aspek penting yang harus dikembangkan dalam pembelajaran matematika karena berperan dalam membantu siswa memahami konsep, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan secara logis. Penelitian ini menyajikan analisis terhadap kemampuan penalaran matematis yang dimiliki siswa melalui pembelajaran berbasis masalah berdasarkan level kemampuan siswa yang diklasifikasikan ke dalam kategori tinggi, sedang, dan rendah dalam materi sistem persamaan linier dua variabel. Dalam penelitian ini digunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 13 siswa kelas VIII di SMP Advent Parongpong, sedangkan subjek utama dalam analisis mendalam diambil 3 siswa. Data diperoleh melalui pelaksanaan tes tertulis dan sesi wawancara. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa siswa dengan kemampuan KPM pada kategori tinggi mampu memenuhi ketiga indikator yang diukur secara menyeluruh. Sebaliknya, KPM siswa pada kategori sedang hanya mampu menyelesaikan soal yang mencakup satu indikator, yang disebabkan oleh tingkat ketelitian yang masih rendah dalam proses pengerjaan. Adapun KPM siswa pada kategori rendah tidak menunjukkan keberhasilan dalam menyelesaikan seluruh indikator secara tepat, yang disebabkan kurangnya penguasaan terhadap konsep dasar, aturan, serta prosedur penyelesaian yang tepat. Di samping itu, rendahnya ketelitian turut menjadi faktor utama yang menghambat pencapaian mereka.
Copyrights © 2025