Terdapat dua jenis sistem pemeliharaan ayam petelur, yaitu kandang terbuka dan kandang tertutup. Pada penelitian ini digunakan sistem kandang tertutup yang memiliki keunggulan dalam mengontrol kondisi lingkungan. Ayam petelur memerlukan suhu ideal antara 20–25°C, kelembaban optimal dalam kisaran 60–80%, serta kadar amonia yang dijaga di bawah 20 ppm agar produktivitas dan kesehatannya tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem otomatis untuk pemantauan dan pengendalian kondisi kandang ayam berbasis Internet of Things (IoT) dengan pendekatan logika fuzzy. Sistem dirancang menggunakan tiga komponen utama: input berupa data dari lingkungan kandang, proses pengambilan keputusan menggunakan metode logika fuzzy Sugeno yang dipilih karena mampu menghasilkan keluaran kontinu tanpa memerlukan proses defuzzifikasi, serta output berupa aksi dari aktuator berdasarkan hasil pengolahan data. Pengujian sistem menunjukkan bahwa perangkat dapat bekerja secara otomatis dengan membaca data dari sensor DHT22, MQ135, dan load cell. Sebagai contoh, pada suhu 31°C kipas 1 aktif selama 15 detik, kelembaban 63% memicu pemanas aktif selama 10 detik, kadar amonia 19 ppm mengaktifkan kipas 2 selama 10 detik, dan berat 120 gram menyebabkan motor konveyor menyala selama 15 detik.
Copyrights © 2026