ABSTRACT Chronic Energy Deficiency is a condition in which adolescent girls or women experience long-term or chronic malnutrition. Adolescents are a priority target for nutrition education because adolescence is the transition period from childhood to adulthood. This study aimed to determine the relationship between adolescent girls' knowledge of nutritional needs and the incidence of chronic energy deficiency in Ubung Kaja Village. This research was a correlative analytical study with a cross-sectional approach. The sampling technique used simple random sampling that met the inclusion and exclusion criteria. A sample of 104 respondents was selected. The data collection tool was a questionnaire. The validity test used face validity. The chi-square statistical test was used to analyze the data. The results showed that the majority of respondents (63 respondents) did not experience CED, while the majority (43 respondents) had good knowledge (41.3%). The chi-square test showed a relationship between adolescent girls' knowledge of nutritional needs and the incidence of Chronic Energy Deficiency (CED) in Ubung Kaja Village (p 0.001). Adolescent girls' knowledge of nutritional needs is associated with the incidence of Chronic Energy Deficiency. Village governments and health workers are expected to routinely promote good nutrition to prevent chronic energy deficiency syndrome (CED) in adolescent girls. Keywords: Chronic Energy Deficiency, Nutritional, Knowledge, Adolescents. ABSTRAK Kekurangan Energi Kronis adalah keadaan dimana remaja putri atau wanita mengalami kekurangan gizi yang berlangsung lama atau menahun. Remaja menjadi prioritas sasaran edukasi gizi karena masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa. Untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja putri tentang pemenuhan nutrisi dengan kejadian kekurangan energi kronis di Desa Ubung Kaja. Jenis penelitian ini merupakan analitis korelatif dengan pendekatan cross-sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel sebanyak 104 responden. Alat pengumpulan berupa kuesioner. Uji validitas yang digunakan adalah face validity. Teknik analisa data menggunakan uji statistik chi-square.Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden tidak mengalami KEK sebanyak 63 orang (60,6%), sebagian besar responden berpengetahuan baik sebanyak 43 orang (41,3%). Hasil uji chi square menunjukkan ada hubungan pengetahuan remaja putri tentang pemenuhan nutrisi terhadap kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Desa Ubung Kaja (p : 0,001). Pengetahuan remaja putri tentang pemenuhan nutrisi berhubungan dengan kejadian Kekurangan Energi Kronis. Diharapkan pemerintah desa dan petugas kesehatan untuk rutin mempromosikan terkait pemenuhan nutrisi yang baik untuk mencegah KEK pada remaja putri. Kata Kunci: Kekurangan Energi Kronis, Nutrisi, Pengetahuan, Remaja.
Copyrights © 2026