Pembangunan nasional yang inklusif dan merata merupakan pilar utama kemajuan suatu bangsa, yang senantiasa berupaya mengurangi jurang disparitas antarwilayah dan meningkatkan kualitas hidup seluruh lapisan masyarakat. Masalah yang ingin diketahui adalah sejauh mana implementasi Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Simeulue mampu memberikan dampak positif yang terukur terhadap indikator-indikator ekonomi. Penelitian ini menganalisis efektivitas Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah tertinggal, dengan studi kasus di Kabupaten Simeulue, Aceh. Program TMMD merupakan inisiatif kolaboratif antara TNI dan pemerintah daerah yang berfokus pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di pedesaan, khususnya di wilayah yang masih tertinggal. Metodologi penelitian menggunakan kerangka STAR (Situation, Task, Action, Result) untuk menguraikan konteks, tujuan, implementasi, dan pengukuran hasil program. Hasil yang diperoleh adalah implikasi dari efektivitas TMMD ini terhadap pertumbuhan ekonomi daerah tertinggal sangatlah positif. Program ini tidak hanya membangun infrastruktur fisik yang esensial, tetapi juga memberdayakan masyarakat secara ekonomi dan sosial, menumbuhkan rasa memiliki, dan mendorong kemandirian. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai potensi TMMD sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi di daerah terpencil dan tertinggal.
Copyrights © 2025