Penelitian ini menganalisis pola waktu belajar mahasiswa menggunakan pendekatan statistik deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dari 23 mahasiswa aktif di wilayah Jabodetabek dengan teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan IBM SPSS Statistics versi 27 untuk menghitung parameter statistik deskriptif (mean, median, standar deviasi, skewness, kurtosis) dan visualisasi data (histogram, boxplot). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata waktu belajar pada hari aktif (Senin-Jumat) sebesar 2,57 jam/hari dengan standar deviasi 1,14 jam, sedangkan pada akhir pekan (Sabtu-Minggu) rata-ratanya lebih rendah yaitu 1,77 jam/hari dengan variasi lebih tinggi (standar deviasi 1,99 jam). Distribusi data waktu belajar hari aktif cenderung normal (skewness=0,616; kurtosis=0,545), sementara data akhir pekan sangat menceng ke kanan (skewness=3,357) dengan keberadaan outlier. Mayoritas responden (78,3%) bekerja penuh waktu yang mempengaruhi alokasi waktu belajar. Distraksi digital dan lingkungan menjadi faktor penghambat utama efektivitas belajar. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan strategi manajemen waktu dan program pendampingan akademik khusus bagi mahasiswa pekerja.
Copyrights © 2026