Perkembangan sistem informasi saat ini mendorong organisasi untuk semakin bergantung pada teknologi digital dalam mendukung aktivitas operasional. Namun, kondisi tersebut turut meningkatkan risiko ancaman keamanan siber, seperti kebocoran data, manipulasi informasi, dan gangguan layanan sistem. Arsitektur sistem informasi yang masih bersifat terpusat dinilai memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap berbagai bentuk serangan siber. Oleh karena itu, teknologi blockchain mulai dipertimbangkan sebagai alternatif solusi keamanan karena karakteristik desentralisasi dan ketidakterubahan data yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan teknologi blockchain dalam menangkal ancaman keamanan siber pada sistem informasi melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur. Sumber data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, dan whitepaper yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan karakteristik blockchain, seperti desentralisasi, transparansi, dan immutability, berpotensi memperkuat aspek keamanan data serta integritas sistem informasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan awal bagi pengembangan sistem informasi yang lebih aman.
Copyrights © 2026