Penelitian ini membahas implementasi Literasi Digital Berbasis Quick Response Code (QR Code) dalam Program Pelayanan Prima Perpustakaan Dalam Kegiatan Literasi (P3KL) di SMP Tunas Agro, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah. Literasi dan literasi digital dianggap krusial dalam pembentukan pola pikir akademis individu di era digital. Program Gerakan Literasi Sekolah menjadi inisiatif penting untuk meningkatkan literasi di lingkungan sekolah melalui partisipasi aktif semua elemen warga sekolah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian melibatkan siswa, guru, dan staf perpustakaan di SMP Tunas Agro. Instrumen penelitian meliputi wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Literasi Digital Berbasis QR Code secara signifikan meningkatkan literasi digital siswa. Program ini melibatkan sosialisasi, pelatihan penggunaan aplikasi QR Code, dan penyebaran informasi melalui media sosial. Sosialisasi program dilakukan kepada seluruh anggota warga sekolah, terutama Sahabat Perpustakaan Cendekia. Pelatihan dilakukan oleh tim perpustakaan dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Penyebaran informasi dilakukan melalui media WhatsApp dan berbagai situs berita online. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sikap siswa terhadap literasi digital. Kesimpulan penelitian ini mengindikasikan bahwa program P3KL berbasis QR Code efektif meningkatkan literasi digital siswa. Beberapa saran diberikan, seperti menjaga kontinuitas program, mengembangkan materi, memperkuat pelatihan, mendorong kolaborasi aktif, dan melakukan evaluasi periodik.
Copyrights © 2023