Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas semen secara mikroskopis dan makroskopis yang meliputi motilitas, viablitas, dan conception rate dalam pengencer fruktosa yang disuplementasi air buah lontar (Borassus flabeliffer) untuk pembekuan semen sapi limousin. Metode dalam penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Masing-masing perlakuan yakni P0=pengencer standar tanpa suplementasi air buah lontar, P1=pengencer standar+air buah lontar 0,75, P2=pengencer standar+air buah lontar 1 ml, P3=pengencer standar+air buah lontar 1,25 ml. Pengencer standar yang digunakan berupa 72,75% buffer + 1,25% fruktosa + 6% gliserol + 20% kuning telur. Pengujian diamati secara makroskopis (volume, konsentrasi, warna, pH) dan mikroskopis (gerakan massa, konsentrasi, motilitas, viabilitas, gerakan individu). Uji statistik menggunakan One-Way analysis of variance (ANOVA). Hasil dari setiap perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0.05) terhadap variabel motilitas dan viabilitas. Dapat disimpulkan bahwa penambahan air buah lontar sebanyak 1 ml pada pengencer kuning telur ayam lebih efektif mempertahankan viabilitas dan motilitas pada saat proses pembekuan semen.
Copyrights © 2025