Melon hidroponik merupakan salah satu komoditas hortikultura yang bernilai ekonomi tinggi dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan. PT Ladang Paloma adalah pelopor budidaya melon hidroponik premium di Sumatera Barat. Namun, proses produksi komoditas ini menghadapi berbagai risiko yang dapat menyebabkan target panen tidak tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber risiko pada proses produksi melon hidroponik di PT Ladang Paloma. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Analisis data menggunakan diagram fishbone. Hasil penelitian mengidentifikasi sebanyak 26 sumber risiko dalam seluruh tahapan proses produksi diantaranya persiapan awal, penyemaian, penanaman, pemeliharaan, panen dan pasca panen.
Copyrights © 2025