Lada (Piper nigrum L.) merupakan komoditas perkebunan strategis yang produktivitasnya sangat dipengaruhi oleh kondisi tanah, terutama sifat fisik dan kimia yang menentukan ketersediaan hara dan kemampuan tanaman melakukan fotosintesis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat fisik-kimia tanah pada lahan lada di Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengevaluasi pertumbuhan vegetatif tanaman melalui jumlah daun dan lebar tajuk, serta mengkaji keterkaitannya dengan kandungan klorofil. Penelitian dilaksanakan pada lahan bertekstur pasir berlempung dengan metode pengamatan deskripitis analisis kimia tanah dan pertumbuhan tanaman. Analisis laboratorium, meliputi pengukuran pH, kandungan C-organik, N, P, K, Ca, Mg, serta kapasitas tukar kation. Sampel penelitian digunakan sebanyak 120 pohon tanaman lada aksesi lokal Nelungkup umur tiga tahun, kadar klorofil A, B, dan total klorofil ditentukan dengan metode spektrofotometri. Hasil analisis menunjukkan bahwa tanah memiliki pH sangat asam (4,9), kandungan C-organik (1,07%), N-total (0,15%), P-tersedia, Ca, Mg, serta KTK tergolong rendah, sehingga berpotensi membatasi pertumbuhan. Jumlah daun per cabang berkisar 92,92–112,67 helai dengan lebar tajuk 97,58–110,00 cm, dan total klorofil tercatat 21,46–25,25 mg/L. Analisis statistik menunjukkan hubungan lemah antara lebar tajuk dan jumlah daun (R²=0,064), serta hubungan sedang antara jumlah daun maupun lebar tajuk dengan kandungan klorofil (R²=0,331). Temuan ini walaupun masih lemah menunjukkan adanya potensi hubungan positif antara kondisi tanah dengan pertumbuhan vegetative dan efisiensi fotosintesis tanaman lada, sehingga diperlukan strategi pengelolaan tanah seperti pengapuran, penambahan bahan organik, dan pemupukan berimbang untuk meningkatkan produktivitas.
Copyrights © 2025