Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses emotional closure Generasi Z melalui konten humor receh pada akun Instagram @memecomic.id dan @kuku_salma. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis konten dan wawancara mendalam yang dipandu oleh teori teknik humor Arthur Asa Berger dengan fokus pada teknik bahasa seperti permainan kata, sindiran dan teknik aksi seperti kejadian fisik yang lucu serta pengaturan waktu yang terbukti efektif dalam meningkatkan suasana hati audiens. Temuan menunjukan humor receh tidak hanya digunakan sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai media pengalihan emosi sementara. Instagram merupakan platform populer bagi Generasi Z untuk menemukan dan berbagi konten humor dengan pengguna lainnya dalam proses penutupan emosional. Hasil penelitian menunjukan bahwa konten humor hanya memberikan kelegaan sementara bukan solusi permanen untuk penyelesasian emosional yang dialami oleh Generasi Z. Humor receh membantu memberikan jeda sementara tetapi tidak menggantikan upaya dalam mengatasi akar permasalahan.
Copyrights © 2025